Kamis, 13 Desember 2012

Surat cinta Jagger untuk Hunt dilelang

Surat cinta untuk Marsha Hunt disebut menjadi inspirasi untuk Brown Sugar. Koleksi surat cinta yang ditulis Mick Jagger kepada penyanyi Amerika Serikat, Marsha Hunt, terjual seharga Pound 187.250 atau sekitar Rp2,8 miliar. Surat-surat yang indah dan puitis tersebut ditulis pada musim panas tahun 1969 ketika penyanyi utama Rolling Stones itu sedang berada di Australia.

Banyak yang berpendapat surat-surat itu menjadi inspirasi dari nomor tunggal Rolling Stones berjudul Brown Sugar yang sempat bertengger di puncak tangga lagu. Pada saat itu Marsha Hunt menjadi foto utama untuk produksi teater musikal di West End, London, selama Juli dan Agustus 1969. Adapun Jagger sedang berada di kawasan terpencil Australia untuk pengambilan gambar film tentang Ned Kelly, pembunuh yang oleh sebagian orang dianggap sebagai penjahat dan sebagian lain berpendapt dia sebagai pahlawan.

Hubungan Jagger dengan Marianne Faithfull sedang buruk. Faithfull rencananya akan tampil dalam film itu namun kembali ke Inggris setelah sempat mencoba bunuh diri.
Menurut balai lelang Sothebys, nilai jual yang dicapai jauh melewati perkiraan awal sekitar Pound 100.000.
Marsha Hunt mengatakan berjalannya waktu membuat surat tersebut mendapat tempat dalam sejarah kebudayaan. "Saya menyimpan surat-surat di bank selama 30 tahun agar putri kami menemukannya berharga ketika dia sudah besar," tuturnya kepada BBC. "Siapa yang pernah menduga rockn roll akan tetap populer, bahwa 30 tahun kemudian band itu masih tetap tampil." Saat ini Rolling Stones sedang menggelar konsernya di beberapa tempat di dunia, termasuk di London pada 25 November lalu.

Setelah lelang, Hunt mengatakan mungkin tidak tepat untuk menyebutnya sebagai surat-surat cinta. Kepada koran The Guardian, dia mengaku menjualnya karena memerlukan uang untuk membayar sejumlah tagihan yang dihadapinya.

"Saya bangkrut," kata Hunt yang kini tinggal di Prancis selatan.

Hubungan Jagger dengan Hunt -yang menghasilkan anak pertama Jagger, Karis- berlangsung diam-diam hingga tahun 1972.(bbc)

0 komentar:

Poskan Komentar