Minggu, 27 Maret 2011

10 lagu yang mempengaruhi Dunia musik

1.That's All Right (Elvis Presley,juli 1954)
lagu Arthur “Big Boy” Crudup yang dibawakan orang ini mengejutkan para penggemar saat pertama mereka mendengarkannya -belum pernah ada lagu yang begitu menghentak dan melonjak-lonjak seperti ini di radio kulit putih sebelumnya. Penyanyi yang berusia 19 tahun ini langsung menjadi remaja sensasional setelah Frank Sinatra. Tanpa lagu ini tak ada bintang rock, peniru elvis.

2.Maybellene (Chuck Berry, juli 1955)
lagu ini penting karena berdasarkan rekaman tahun 1938 oleh bintang country Bob Wills, lagu ini bukanlah Black music atau White music ini hanya prestasi rock oleh seseorang pahlawan gitar, dan lagu tercepat di radio pada musim panas pada tahun '55. tanpa lagu ini tak ada The Rolling Stone, The Beatles, lagu-lagu rock tentang mobil.

3.I Want To Hold Your Hand (The Beatles, desember 1963)
lagu ini penting karena apakah karena potongannya??karena bajunya??logat Liverpool yang mempesona???sebenarnya, The Beatles secara musikal sudah jauh di depan angkatannya. Beberapa band Amerika segera merekam versi mereka sendiri dari lagu itu setelah penampilan Fad Four di Ed Sullivan Show, 9 February 1964, dan tak ada satupun yang bisa memainkan rythem pembukanya dengan benar. Tanpa lagu ini tak ada invasi inggris, ledakan rock '60-an,

4.(I can't get no)Satisfation (The Rolling Stone, mei 1965)
lagu ini penting karena lagu yang penuh gairah yang menghujat peradaban barat ini 'adalah lagu yang benar-benar membuat The Rolling Stone,”kata mick Jagger (ini juga membuat fuzzbox Gibson Maestro yang dimainkan laku keras). Tapi dampak terbesar dari musik ini adalah membuka jalan bagi amarah dan nafsu dalam musik rock. Tanpa lagu ini tak ada Heavy metal, The sex pistols, gun n' rosses

5.Purple Haze (Jimi Hendrix, agustus 1967)
lagu ini penting karena lebih dari 35 tahun dari kematiannya, hendrix masih menjadi puncak gitaris rock. Jika sudut pandang the beatles tentang psychedelia itu adalah peputar pencerahan akan dunia, Hendrix memilih untuk mengeksplorasi dirinya yang teler dan indah dengan permainan kata-kata yang ekspresif. Tanpa lagu ini tak ada Prince, Stevie Ray Vaughan, Audioslave.

6.Get Up (I feel like being a) Sex Machine (James Brown, juli 1970)
lagu ini penting karena band pesta remaja yang baru enam tahun mendukung The Godfather merekam mahakaryanya: lagu ceria dari kekuatan permainannya dan groove minimalis. Ini adalah funk terkeras yang pernah direkam, hingga kini. Tanpa lagu ini tak ada Micheal Jackson, Prince, Red Hot Chilli Peppers, Notorious B.I.G

7.Ziggy Stardust (David Bowie, juni 1972)
lagu ini penting karena menghadirkan glam rock: pop seperti teater penuh dengan mistik subversif, dengan aktor gila sebagai pusatnya. Dengan pura-pura menjadi bintang rock gemerlap yang sangat sensual, Bowie sendiri menjadi seperti itu, yang memberikan pelajaran berharga untuk para punk muda lainnya. Tanpa lagu ini tak ada My Chemical Romance, Arcade Fire.

8.Blitzkrieg Bob (The Ramones, November 1976) 

lagu ini penting karena tak ada lagu lain yang diikuti dibanding single pertama the ramones ini, lagu ini melejitkan mereka pada tahun 1976 dan mendorong anak-anak yang memadati CBGB untuk menggila dan untuk mendirikan band bising.sebuah genre telah berdiri selama 30 tahun berkat tiga kord lagu ini. Tanpa lagu ini tak ada Green Day, Punk Rock, the Donnas

9.Anarchy in the U.K.(The Sex Pistols, november 1967) 

lagu ini penting karena dalam lagu ini tak hanya melahirkan banyak band tapi juga band-band yang hebat. Lagu ini sebagai perusak lagu pop. Tanpa lagu ini tak ada orang inggris yang gundah, The Smiths.

10.Like A Virgin (Madonna November 1984)

lagu ini penting karena si Material girl ini adalah anak klub yang tujuannya menembus pintu diskotik dari dalam dan membukanya untuk dunia. Jika sex itu membuat lebih mudah, itu lebih baek lagi, aksi provokatif nya saat memakai baju pernikahan di MTV Video Music Award 1984 masih tak terlupakan. Tanpa lagu ini tak ada Britney Spears, Christina Aguelra, Avril,Shakira.


sumber : majalah Rolling Stone 

0 komentar:

Poskan Komentar